Ilustrasi KUHP (Ist)

Ilustrasi KUHP (Ist)



Rencana disahkannya Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) sebagai tindak lanjut reformasi hukum di Indonesia, ternyata tidak membuat berbagai kalangan berpuas diri.

Banyak pasal-pasal kontroversial dalam RKUHP yang mendapat atensi luar biasa dari berbagai kalangan. Sebut saja misalnya dari berbagai organisasi masyarakat, Komnas HAM, lembaga bantuan hukum (LBH) Pers, serta lainnya.

Berbagai kalangan tersebut menyampaikan, banyak pasal-pasal kontroversial yang dimungkinkan akan menjadi pasal karet dan menjadi alat pukul negara yang tidak tepat kepada warga negara. Salah satu contoh, adalah mengenai pasal yang berpotensi mengancam kebebasan pers dan berekspresi serta jadi alat kriminalisasi bagi jurnalis dan media.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif LBH Pers Ade Wahyudin yang menyampaikan ada sekitar 10 pasal yang berpotensi ke arah itu. Yakni, pasal tentang penghinaan terhadap presiden atau wakil presiden, pasal tentang penghinaan terhadap pemerintah, pasal tentang hasutan melawan penguasa, pasal tentang penyiaran berita bohong dan pasal tentang berita tidak pasti.

Kemudian pasal tentang penghinaan terhadap pengadilan, pasal tentang penghinaan terhadap agama, pasal tentang penghinaan terhadap kekuasaan umum atau lembaga negara, pasal tentang pencemaran nama baik dan Pasal tentang pencemaran orang mati.

Tidak hanya pasal tersebut yang jadi kontroversi dan perdebatan di dalam masyarakat. Masih ada 10 pasal lainnya yang cukup ramai jadi bahan pembicaraan.

MalangTIMES merangkum beberapa pasal yang cukup kontroversi di tengah masyarakat dari berbagai data, sebagai berikut :

1. Kriminalisasi seks di luar nikah
Setiap orang yang melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau istrinya dipidana karena perzinaan dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda Kategori II.

2. Kriminalisasi Kumpul Kebo
Setiap Orang yang melakukan hidup bersama sebagai suami istri di luar perkawinan dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak Kategori II.

3. Pasal Santet
Setiap orang yang menyatakan dirinya mempunyai kekuatan gaib, memberitahukan, memberikan harapan, menawarkan atau memberikan bantuan jasa kepada orang lain bahwa karena perbuatannya dapat menimbulkan penyakit, kematian, penderitaan mental atau fisik seseorang dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun atau pidana denda paling banyak Kategori IV.

4. Koruptor Didenda Rp 10 Juta
Setiap Orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu Korporasi yang merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 2 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Kategori II dan paling banyak Kategori VI. Dalam Buku I RUU KUHP, disebutkan kategori II adalah denda maksimal Rp 10 juta. Namun denda maksimal mengalami peningkatan dari UU Tipikor, yaitu VI, maksimal Rp 2 miliar.

5. Penjahat di Atas 75 Tahun Tak Dipenjara
Dengan tetap mempertimbangkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 dan Pasal 54, pidana penjara sedapat mungkin tidak dijatuhkan jika ditemukan keadaan terdakwa berusia di atas 75 (tujuh puluh) tahun 

6. Ajak Agnostik Dipenjara
Setiap orang yang di muka umum menghasut dalam bentuk apa pun dengan maksud meniadakan keyakinan seseorang terhadap agama apa pun yang dianut di Indonesia dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun atau pidana denda paling banyak Kategori IV.

7. Kriminalisasi Gelandangan
Setiap orang yang bergelandangan di jalan atau di tempat umum yang mengganggu ketertiban umum dipidana dengan pidana denda paling banyak Kategori I (denda maksimal Rp 1 juta-red).

8. Pengkritik Presiden Dipenjara
Setiap orang yang menyiarkan, mempertunjukkan, atau menempelkan tulisan atau gambar sehingga terlihat oleh umum, atau memperdengarkan rekaman sehingga terdengar oleh umum, yang berisi penyerangan kehormatan atau harkat dan martabat terhadap Presiden atau Wakil Presiden dengan maksud agar isinya diketahui atau lebih diketahui umum dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak Kategori IV.

9. Menyakiti Hewan Dipenjara
Dipidana karena melakukan penganiayaan hewan dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau pidana denda paling banyak Kategori II, setiap orang yang menyakiti atau melukai hewan atau merugikan kesehatannya dengan melampaui batas atau tanpa tujuan yang patut; atau melakukan hubungan seksual dengan hewan.

10. Kritik Hakim Dipenjara
Diancam 5 tahun penjara bagi:
Bersikap tidak hormat terhadap hakim atau persidangan atau menyerang integritas atau sifat tidak memihak hakim dalam sidang pengadilan. Merekam, mempublikasikan secara langsung atau membolehkan untuk dipublikasikan segala sesuatu yang dapat mempengaruhi sifat tidak memihak hakim dalam sidang pengadilan.

11. Suami Perkosa Istri Dipenjara
Definisi perkosaan dalam RUU KUHP mengalami pergeseran, yaitu bisa saja dilakukan oleh suami ke istrinya/perkosaan dalam rumah tangga. Dipidana karena melakukan perkosaan, dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun. 

12. Bandar Judi Dihukum Lebih Ringan
Dipidana dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun atau pidana denda paling banyak Kategori VI, setiap orang yang tanpa izin menawarkan atau memberi kesempatan untuk main judi dan menjadikan sebagai mata pencaharian atau turut serta dalam perusahaan perjudian. Saat ini bandar judi ancaman maksimalnya 10 tahun penjara.

Tag's Berita

End of content

No more pages to load