Warga mengevakuasi jasad Septian Dwi yang tewas di kolong pikap
Warga mengevakuasi jasad Septian Dwi yang tewas di kolong pikap

Septian Dwi (19) warga Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Selasa (11/2/2020). 

Sepeda motor Honda Beat Nopol AG 2132 PZ yang dikendarainya tergelincir akibat kondisi aspal yang basah terguyur air hujan.

Naasnya, saat korban jatuh, dari arah berlawanan melaju mobil pikap Nopol AG 8697 PE yang dikendarai Muarif (37) warga Kepanjenkidul, Kota Blitar. Korban pun tertabrak dan masuk ke kolong pikap.

Kasatlantas Polres Blitar AKP Yoppy Anggi Krisna mengatakan, sebelum tergelincir di lokasi kejadian, korban mengendarai sepeda motor dari arah barat ke timur.

"Karena kondisi hujan kemungkinan motor korban tergelincir ke kanan hingga akhirnya terjadi benturan dengan kendaraan pikap yang berjalan dari arah berlawanan," ungkap AKP Yoppy.

Korban meninggal dunia di tempat. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. "Korban mengalami luka di bagian kepala," imbuhnya.

Atas kejadian ini Satlantas Polres Blitar menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat berkendara. Utamanya saat memasuki musim hujan. 

Diharapkan pengendara mengecek kondisi tekanan pada ban dan tidak menggunakan ban yang sudah tipis. 

Selain itu, pengendara juga dihimbau untuk mengurangi kecepatan saat berkendara dalam kondisi hujan.(*)