Mahasiswa Unisba Blitar belajar budidaya bonsai di tempat budidaya milik Endri Nor Iksan
Mahasiswa Unisba Blitar belajar budidaya bonsai di tempat budidaya milik Endri Nor Iksan

Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar terus berupaya mencetak entrepreneur-entrepreneur baru. Selain melalui pembelajaran mata kuliah kewirausahaan, upaya menciptakan entrepreneur baru juga dilakukan dengan kuliah lapang. 

Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian dengan agenda rutin berupa kuliah lapang ke tempat peembibitan bonsai.

Pohon bonsai ternyata banyak memberi manfaat bagi pemeliharanya, selain bisa memberi sarana hiburan hobi yang murah, bonsai menjadi sumber penghasilan.  

Dewasa ini, permintaan terhadap bonsai meningkat seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap tanaman bonsai ini. Bisnis bakalan tanaman bonsai sangat menjanjikan jika ditekuni. Bonsai lantas banyak dicari dan dibeli. Orang menginginkan bonsai untuk dipelihara sendiri atau sebagai hadiah untuk teman, keluarga, atau relasi. Sayangnya harga bonsai jadi tergolong mahal bagi mayoritas penduduk Indonesia.

Hal di atas merupakan faktor pendorong bagi Fakultas Pertaian Unisba Blitar untuk memperkenalkan seluk beluk tanaman bonsai secara mendalam kepada para mahasiswa. Kuliah lapang tanaman bonsai dilaksanakan di tempat budidaya bonsai milik Endri Nor Iksan, pemuda asal Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Bagi Unisba, Endri bukanlah sosok asing. Diketahui Endri adalah alumni Fakultas Pertanian Unisba Blitar yang sukses berbisnis tanaman bonsai.

“Fakultas Pertanian memberikan kuliah lapang atau praktikum. Kita memilih bonsai, karena tujuanya kedepan muncul mahasiswa-mahasiswa yang jadi wirausaha bonsai. Mahasiswa kami kirim kesana, dalam rangka praktikum dan belajar budidaya tanaman bonsai,” terang Dekan Fakultas Pertanian Unisba Blitar, Ir Palupi Puspitorini kepada BLITARTIMES, Rabu (12/2/2020).

Kuliah lapang di budidaya bonsai ini sudah berjalan selama satu semester di periode lalu. Palupi memastikan kuliah lapang ini akan dilanjutkan di semester periode berikutnya.

”Ini masuk mata kuliah budidaya tanaman hias, dan selalu kita berikan praktikum, salah satunya di budidaya bonsai milik salah satu alumnus kita. Usahanya itu sudah digeluti bertahun-tahun, dan kami berharap kesuksesan Endri menular kepada adik tingkatnya,” tegasnya.

Sekilas tentang Endri Nor Iksan. Diketahui Endri adalah alumnus Fakultas Pertanian Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar asak Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Dia diketahui seorang pehobi bonsai yang telah menekuninya  selama empat tahun. Menurutnya bonsai bisa mendatangkan uang, sekaligus sarana hiburan.

“Saya hobi bonsai sebelum kuliah. Setelah kuliah semakin tersalurkan, Unisba Blitar yang punya kerjasama dengan Kampung Coklat menaruh bonsai saya di sana (Kampung Coklat) sebagai souvenir  sejak dua tahun lalu,” kata Endri kepada BLITARTIMES, Selasa (19/9/2017).

Selain itu, Endri juga menjual bonsai melalui pemasaran online. Dengan memiliki ratusan pohon bonsai, ia kini telah merasakan manfaatnya dari berbisnis berjualan bonsai.

“Untuk penjualan online keuntungan tidak bisa diprediksi. Tapi kalau untuk Kampung Coklat, 1 pohon bonsai keuntungan bisa 1,3 hingga 1,6 juta,” jelasnya.

Walapun masih dikategorikan pendatang baru di dunia bonsai, Endri mengaku dirinya sangat senang, karena bisa menghasilkan uang dari menekuni usaha  yang merupakan hobinya ini. Semangat menekuni dunia usaha ia dapatkan dari kampus tempat dia menuntut ilmu, Unisba Blitar.

“Dari sisi akademik, sata banyak memperoleh pengetahuan baru mengenai pertanian. Manfaat lain dari kuliah adalah koneksi. Dan yang terpenting lagi, hasil jualan bonsai ini bisa untuk membiayai kuliah,” tegasnya.

Endri berharap banyak masyarakat yang juga mengikuti jejaknya, terutama bagi mereka yang tidak memiliki lahan tanah yang luas. Karena bonsai bisa ditanam di dalam pot, baik di halaman rumah, maupun di teras rumah.

"Selain untuk keindahan, jika di rumah banyak tanaman hijau, suasana rumah bisa lebih sejuk dan segar," pungkasnya.(*)