Ilustrasi susuk. (Foto: dream.co).
Ilustrasi susuk. (Foto: dream.co).

Nama Universitas Merdeka (Unmer) Malang dikaitkan dalam unggahan video di akun youtube seorang pemuka agama bernama Gus Idris yang berjudul '(Live) Datangi Dukun Cabul Susuk'.

Pasalnya, dalam unggahan video tersebut Gus Idris menyebutkan seorang perempuan bernama Bella yang tengah berkuliah di Unmer Malang sebagai salah satu pasien dari dukun yang disebut bernama Ki Bayu Rekso ini.

Baca Juga : Curhatan Khofifah ke Jokowi Soal Kasus Covid-19 di Jatim yang Terus Meningkat 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); 

 

Sang mahasisiwi dikatakannya telah bercerita melakukan pemasangan susuk kepada Ki Bayu Rekso, dan karena tak membawa cukup uang setelah susuk terpasang, maka pasien ini harus membayar dengan tubuhnya kepada dukun ini.

Ketika MalangTIMES mencoba mengonfirmasi adanya sangkut paut mahasiswi Unmer Malang dengan hal tersebut, pihak kampus enggan berkomentar.

Rektor Unmer Malang Anwar Sanusi, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp tidak memberikan tanggapan, dan hanya tertera tanda centang dua biru. Begitupun, saat di hubungi melalui telepon ia juga tidak mengangkat.

Kemudian, wartawan MalangTIMES menghubungi melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Unmer Malang Ana Mariani untuk mengkonfirmasi lebih lanjut. Namun, dalam hal ini pihaknya enggan memberikan pernyataan apapun terkait munculnya penyebutan seorang mahasiswi bernama Bella yang berkuliah di Unmer dari video pria yang juga pemilik Majelis Thoriqul Jannah tersebut.

“Kami saat ini tidak mengeluarkan statement apapun terkait hal itu,” ucapnya, Jumat (26/6/2020).

Diberitakan sebelumnya, Gus Idris dalam videonya menanyakan beberapa pertanyaan kepada Ki Bayu Rekso. Terkait dengan lamanya menjalani praktik yang diketahui sejak 2007 lalu. Dengan berbagai permasalahan yang diatasi, mulai dari santet, penglaris, hingga pemasangan susuk kecantikan. Biaya untuk mendapatkan jasanya juga bervariasi, mulai dari empat jutaan rupiah hingga 40 juta rupiah. Tergantung jenis permintaan dari para pasien.

Baca Juga : Tracing Surabaya Rendah, Kematian PDP Lampaui Konfirmasi Positif Covid-19 

 

Dalam hal ini Gus Idris juga menanyakan adanya seorang mahasiswi Unmer Malang bernama Bella yang sempat mendatangi Ki Bayu Rekso untuk mendapatkan susuk.

"Maaf-maaf, ada tamu datang ke rumah saya. Dia mahasiswa kuliah di Unmer kalau ndak salah. Datang nangis dan cerita kalau dia ada masalah hidup. Dia datang ke Bapak," tanya Gua Idris.

"Dia nangis dan cerita ada permasalahan hidup dan datang ke Bapak. Katanya cewek itu tadi saat susuknya sudah dimasukkan dia bawa uang tapi nggak cukup duitnya. Namanya Bela. Inget nggak?" tanya Gus Idris lagi.

Dalam hal ini, Ki Bayu Rekso membenarkan memang ada mahasiswi tersebut. Menurut dia, pertemuan keduanya terjadi sekitar delapan bulan yang lalu. Ketika itu sang mahasiswi ingin memasang susuk kecantikan namun tidak membawa jumlah uang yang cukup, yakni Rp 700 ribu saja. Namun saat susuk sudah terpasang, Ki Bayu Rekso meminta agar dibayar sekitar Rp 3 juta lebih. Lantaran tak memiliki uang, maka dia meminta agar dibayar dengan  menggunakan tubuh dari perempuan tersebut.