Ketua DPRD Kab Blitar, Suwito.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Ketua DPRD Kab Blitar, Suwito.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar mendukung pemberantasan narkoba harus melibatkan semua pihak. Dewan mendorong agar sosialisasi anti narkoba diperkuat dan implementasinya menyasar seluruh lini kehidupan dimulai dari keluarga.

“Penyalahgunaan narkoba harus kita berantas bersama-sama. Kita dorong agar masyarakat hidup sehat 100 persen. Sesuai dengan tema Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun ini ‘Hidup 100% di Era New Normal Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia Tanpa Narkoba’,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito, ditemui saat menghadiri peringatan HANI di Kantor BNN Kabupaten Blitar, Jumat (26/6/2020).

Baca Juga : Beredar Video dan Foto Aksi Warga Membela Dewan Soal Kunker, Ini Kata Ketua DPRD Jombang

Dikatakan Politisi PDIP, seluruh elemen mulai dari Pemerintah Daerah, BNN, Stakeholder dan masyarakat harus saling mengingatkan agar seluruh warga Kabupaten Blitar bisa hidup sehat 100 persen. Menurut Suwito, sudah saatnya sehat menjadi gaya hidup agar terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Dalam hal ini dirinya mendorong seluruh elemen masyarakat untuk gencar melakukan sosialisasi dan saling mengingatkan. 

“Anggota keluarga, tetangga, lingkungan harus saling mengingatkan. Kita harus cermati, mulai dari pergaulan hingga lingkungan keluarga,” imbuhnya.

Lebih dalam Suwito menyampaikan, sosialisasi anti narkoba mutlak harus dilakukan di seluruh lini kehidupan. Dengan dimulai di unit terkecil lembaga kemasyarakatan yakni keluarga. 

Baca Juga : Fakta Soal Demo Tolak RUU HIP, Massa Enggan Tes Swab hingga Buntut Pembakaran Bendera PDIP

 “Saya kira, sosialisasi anti narkoba yang terbaik harus dimulai dari keluarga. Pencegahan narkoba saya pikir lebih efektif dimulai ya dari keluarga. Kuncinya ada di komunikasi, kuncinya ada di perhatian antar anggota keluarga. Jadi kalau menemukan indikasi ada anggota keluarga yang pakai narkoba ya segera saja konsultasi ke BNN,” pungkasnya.(*)