Polisi melakukan olah TKP di lokasi ledakan bom ikan.
Polisi melakukan olah TKP di lokasi ledakan bom ikan.

Nasib naas dialami Bambang (45), seorang pencari ikan asal Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Gara-gara bom ikan, pergelangan tanganya putus saat berburu ikan di Sungai Brantas wilayah Desa Selokajang. 

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, korban mencari ikan bersama enam orang temannya pada Senin (29/6/2020). Mereka tiba di Sungai Brantas pada pukul 12.15 WIB dan kemudian berburu ikan dengan menggunakan bom ikan.

Baca Juga : Dianggap Telantarkan Korban, Kades dan Anggota Polsek Pucanglaban Dilaporkan

Ketika bom ikan disulut oleh korban, tanpa disangka bom ikan tersebut langsung meledak. Akibatnya, tangan korban putus.

“Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Srengat,” ungkap Kasubag Humas Polres Blitar Kota AKP Rochan, Selasa (30/6/2020). 

Dikatakanya, diduga bom ikan tersebut melukai tangan korban karena sumbunya terlalu pendek. Bom ikan itu terbuat dari botol minuman itu diisi bubuk petasan dan diberi sumbu. 

"Pergelangan tangan korban putus akibat ledakan bom ikan itu. Diduga sumbunya terlalu pendek,” pungkasnya.